3 Januari 2024, Nia baru saja keluar dari rapat di Prisma Alfatah. Meski berencana pergi ke Kafe Infinity bersama teman-temannya beberapa jam lagi, sebuah dorongan hati membawanya ke Kafe Neo yang lebih dekat untuk makan siang.
Di tengah penantian menunggu antre panjang selama 30 menit, Nia hampir beranjak pergi, bertanya dalam hati, "Mengapa aku menunggu selama ini? Aku bisa langsung ke tempat lain."Namun akhirnya ia memilih bertahan, tenggelam dalam buku yang ia baca.
Tak disangka, sebuah pertemuan sederhana mengubah segalanya.
Iqbal, yang sedang menunggu kolega rapatnya, tak sengaja melirik Nia.
Tatapan pertama itu menjadi awal cerita panjang.
Setahun kemudian, pertemuan itu menjelma menjadi janji suci, mengikat dua hati yang awalnya hanya 'kebetulan' bertemu.
"Kadang, cinta hadir bukan karena dicari, tetapi karena hati memilih untuk bertahan."
— Apa yang ditakdirkan untukmu tidak akan melewatkanmu —